Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2015

Menjaga Kesegaran Kulit Wajah

[Oleh-Oleh]: Sering nih, teman-teman bertanya apa rahasianya kok kulit wajahku sering terlihat segar, meski usiaku sekarang sudah lebih dari 45 tahun.

Nah, aku mau bagi-bagi rahasia kecantikan ceritanya. Sekalian siapa tahu ini bisa jadi oleh-oleh jika kalian bepergian dan ingin memberi oleh-oleh pada perempuan yang kalian sayangi (ibu, anak, keponakan, kakak, tetangga, pacar, kekasih, istri, dan tante-tante yang ada di jalan... eh? yang terakhir dicoret. Maaf, aku ingat slogan iklan mobil tempo dulu yang bilang mobil itu bisa ngajak siapa saja xixixixi).

Melihat Hewan Asli Tasmanian Devil di Featherdale

[Jalan-Jalan]: Bagi  mereka yang pernah mengikuti film-film animasi keluaran animasi Warner Bros, mungkin ada mengenal satu temannya Bugs Bunny di Looney Toon yang bernama Taz. Kelakuannya sih polos, tapi suka marah-marah, nggak sabaran, suka gigit dan nggak mau kalah. Dia juga digambarkan suka berlari kencang. Kebanyakan sih karena sifatnya yang nggak mau kalah itu. Eh... Taz punya satu kelemahan, yaitu dia bakalan kalem jika mendengar suara musik. Jika sudah kalem gitu, dia mudah diajak kerjasama apa saja (dan kelemahan ini yang sering dimanfaatkan oleh tokoh-tokoh kartun dan akhirnya jadi konflik cerita).

Menu A la Thailand di Racha

[icip-icip]: Apa ciri khas bumbu masakan Thailand? Umumnya adalah asam, manis dan pedas.

Lalu, cocok nggak tuh dengan lidah orang Indonesia? Mungkin cocok, tapi mungkin juga tidak. Untuk itu solusinya satu: beri kebebasan orang Indonesia untuk meramu sendiri rasa yang mereka inginkan. Dan dengan konsep inilah hadir restoran Racha.

Restoran A La Thailand Racha, menyajikan menu Suki (serba rebus) dan Barbeque (dibakar). Tapi, dalam hal ini pengunjung memilih sendiri menu mereka lalu nanti membakarnya sendiri di atas meja.

Kata putra sulungku: ini contoh restoran yang hemat. Nggak usah sewa cheff, suruh aja pembeli masak sendiri.
kata putri bungsuku: aku sih suka makan disini, Kayak main masak-masakan karena bisa masak sendiri.
kata orang lain: ... eh... kenapa aku musingin kata orang lain coba. hahahahaha

Masakan Rumahan di Foodhall

Sebenarnya, aku tuh bisa loh masak. Tapi, entah kenapa setiap kali masak sering tidak mendapat pujian. Dan satu lagi: jarang dikangenin masakannya.

Aku sih berpikir positif saja:
1. Orang-orang rumahku memang gemar menempa mental anggota keluarganya agar tahan banting dan tidak manja dengan tidak mengumbar pujian.
2. Orang-orang rumahku sudah terlalu biasa disuguhi masakanku jadi... ya biasa saja sih.
3. Orang-orang rumahku manis-manis dan sopan-sopan dalam menyikapi dua opsi rasa masakan yang aku suguhkan: A.Enak. B. Enak banget.

test 2

Senin, 26 Oktober 2015


Cari Angin

Ternyata, bahasa daerah itu kata seseorang akan menyempitkan segmentasi pembaca kita. Jadi... blog yang semula berjudul Payo Melok Mekot, aku ubah lagi menjadi Cari Angin.

Seperti rencana semula, blog ini hanya berisi tema seputar jalan-jalan, icip-icip kuliner, dan serba serbi kuliner yang aku coba resepnya di rumah setelah aku melakukan wisata kuliner tersebut.

Oke. Semoga istiqamah.

Aamiin.

Test 1

Minggu, 25 Oktober 2015 Tulisan Pertama di Blog ini Jadi nih... ceritanya aku mau buat blog baru. Setelah membesarkan blog yang satunya lagi:Ocehan Ade Anita.
Isinya khusus untuk jalan-jalan dan wisata kuliner aja. Atau bagi-bagi makanan yang resepnya hasil dari wisata kulinerku.

Payo Melok Mekot

Kenapa judulnya Payo Melok Mekot?
Ini adalah bahasa Palembang, Sumatra Selatan. Artinya:

Payo: ayo
Melok: ikut
Mekot: ikut

Jadi, kalo digabung: ayoo..ikut yuk ikut.
Begitu kurang lebih.
Kan ceritanya aku mau cerita tentang kisah waktu aku jalan-jalan dan melakukan wisata kuliner gitu. Jadi, ikut yuk kesenangan dan keceriaan yang aku dapat dari acara jalan-jalan dan wisata kulinerku.

Semoga blog khusus jalan-jalan dan wisata kulinerku ini bisa terus berjaya dan diterima dihati para pembaca (tsahhhh hehehehe).