Langsung ke konten utama

Masakan Rumahan di Foodhall

Sebenarnya, aku tuh bisa loh masak. Tapi, entah kenapa setiap kali masak sering tidak mendapat pujian. Dan satu lagi: jarang dikangenin masakannya.

Aku sih berpikir positif saja:
1. Orang-orang rumahku memang gemar menempa mental anggota keluarganya agar tahan banting dan tidak manja dengan tidak mengumbar pujian.
2. Orang-orang rumahku sudah terlalu biasa disuguhi masakanku jadi... ya biasa saja sih.
3. Orang-orang rumahku manis-manis dan sopan-sopan dalam menyikapi dua opsi rasa masakan yang aku suguhkan: A.Enak. B. Enak banget.


Nah... itu sebabnya jika week end, bukan hanya orang-orang rumahku saja yang gembira jika diajak untuk makan di luar rumah, tapi aku juga demikian.

Rasanya senang deh bisa makan masakan orang lain dan karena kita sudah membayarnya, maka kita bebas untuk memberi komentar atas rasanya (*loh? apa-apaann ini?).

Nah... salah satu masakan yang aku suka kalau sedang jalan-jalan ke mall itu adalah makanan yang dimasak di Food Hall.

Aku gembira saja milih bahan makanan mentahnya, seperti milih jamur, pak choy, ikan dori mentah... lalu membawanya ke kasir lalu memesan:
"Mbak.. ini nanti tolong dibuat tumis bawang putih saja. Sedangkan ikannya dimasak goreng tepung."

Lalu duduk tenang di meja makan menunggu koki mereka memasak bahan mentah yang sudah aku pilih tadi. Rasanya.. hmm.. Yummy. Masakan a la rumahan tapi dikerjakan oleh Cheff Mall.

Ini dia masakan dari  Food Hall. 
Ikan Dori Goreng (harus disantap hangat agar lebih nikmat





Ini tumis pak choy dan jamur tiram bumbu bawang putih




siap disantap... 

Harganya tidak terlalu mahal sih. Karena in porsinya banyak banget. Semuanya, cukup untuk 5 orang, harganya Rp.200.000 sudah termasuk minuman aqua botol 600 ML.

Untuk jelasnya, ini alamatnya aku ambil dari aplikasi Open Snapku: ade anita.

Ini alamat mall Senayan City dimana ada Food hall disana.



Tuh.. enak kan. Yuk ikut nyoba makan disana (payo melok mekut).

Komentar

  1. Asyik ya mb...bisa milih bahan makanannya sendiri dan langsung dimasak..dan disantap...
    Di Semarang sdh ada blm ya?

    BalasHapus
  2. wah, seru juga ya,milih bahan dulu trus minta dimasakin.. alternatif makan di luar yang boleh dicoba..
    makasih infonya mba ade :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Masakan India Utara dan India Selatan

[Icip-icip] Apa sih bedanya makanan India utara dan India Selatan? Eh.. memangnya mereka berbeda ya? Bukannya masakan India mirip-mirip semua, rata-rata kari?

Dulu, sebelum aku sering mencoba wisata kuliner icip-icip masakan India, aku merasa bahwa masakan mereka sama semua. Kari, pedas, roti cane. Tidak jauh berbeda dengan variasi itu. Tapi setelah beberapa kali menjalani wisata kuliner masakan India yang terdapat di Singapura dan Malaysia, rasanya aku mulai tahu bahwa mereka berdua berbeda.

Bakso Pak Jokowi

[Jalan-jalan] Seberapa besar nama besar seseorang bisa mempengaruhi penjualan suatu barang? Jawabannya cukup besar. Karena nama besar, akan membuat kesan pertama begitu berkesan yang membuat orang teringat dan akhirnya... terdorong untuk membeli. Lagi dan lagi.

Seperti halnya bakso jawa Pak Jokowi yang ada di wilayah Tebet, Jakarta Selatan ini. Letaknya tepat di seberang TK Aisyiyah 4, Jalan Raya Tebet Timur , Jakarta Selatan.