Langsung ke konten utama

Tips Mengatasi Rasa Jenuh

[Jalan-jalan] Jenuh dengan rutinitas keseharian yang itu-itu saja? Bosan dengan suasana yang itu saja-saja? Mungkin tips berikut ini bisa kalian lakukan untuk mengatasi rasa jenuh.
(setidaknya, it's work for me hehehe).

 TIPS MENGATASI RASA JENUH



1. Paksa diri untuk mengerjakannya terus.

Loh? Orang lagi jenuh kok malah maksa buat ngerjain terus? Gimana sih Ade ini?
hehehee.

Waktu memutuskan untuk membuat blogku yang Ocehan Ade Anita ber-niche pernikahan-parenting-keluarga-lifestyle, aku sempat mengalami block writer alias penghalang gak jelas untuk menulis yang bersifat psikologis. Bawaannya tuh malas, jenuh, bosan, nggak ada ide buat menulis postingan di blog.

Aku sampai curhat ke sahabat-sahabatku sesama blogger dan penulis:
"Kenapa aku ngerasa terintimidasi sama keputusanku buat bikin blogku berniche tertentu ya? Sekarang, aku jadi nggak ada ide mo nulis apa. Liat blog aja rasanya jenuh banget. Jadi pingin ngejauh saja rasanya saking jenuhnya."

Tapi, pada akhirnya tetap saja. Aku harus menulis dan meng-up date blogku itu. Jadi, mau nggak mau ya tetap harus nulis. Semakin ditinggal, alexa ranknya malah merosot dengan cepat. Jadi jutaan langsung. Jadi, aku paksa saja diriku untuk menulis.

Paksa.
Paksa.
Awalnya memang nggak nyaman. Nggak ada nikmat-nikmatnya sama sekali.
Bayangkan, Menulis itu hobiku loh tapi kok aku merasa tidak nikmat melakukannya karena hadirnya rasa jenuh ini.

Jadi... paksa. Paksa.
Dan setelah beberapa saat memaksakan diri, eh.... akhirnya aku bertemu dengan celah dimana aku merasa nyaman melakukannya. Dan seterusnya... aku jadi terbiasa lagi menulis.

Lalu dengan berani memutuskan untuk bikin blog baru ini, dengan niche khusus untuk wisata murah meriah. Lalu kembali ke langkah awal.
Paksa.
Paksa.
Karena ketika kita memaksa diriku kita di jalan kebaikan, maka yang berat itu bukan memulainya. Tapi, membiasakannya agar kebaikan itu jadi bagian dari diri kita. Jadi memaksa itu sama dengan membiasakan agar kelak jadi bagian yang otomatis kita lakukan karena terbiasa.



2. Jalan-jalan dong.

Hehehe... sama seperti tagline kategori tulisan ini, maka jika sedang jenuh cobalah untuk ganti suasana dengan melakukan jalan-jalan.

Nggak usah cari tempat yang jauh atau mahal. Yang murah meriah saja, jalan-jalan di sekitar lingkungan rumah. Pokoknya, hirup udara yang baunya beda dengan bau tempat yang sedang buat kita merasa jenuh.

Jadi, jika kalian jenuh dengan suasana kantor, cobalah keluar ruangan kerja sejenak. Ke teras kek, kantin, atau kemana saja yang "aura" nya berbeda dengan ruang kerja sendiri.

Jika kalian seperti aku, ibu rumah tangga yang banyak berdiam di rumah, maka cobalah untuk keluar dari rumah. Ke taman kek, mall, sekolah anak, pasar, atau ke tempat ibu-ibu pada ngumpul dekat rumah. Pokoknya pergi sejenak.

Bagaimana jika jenuhnya karena mengerjakan sesuatu? Jenuh terhadap kegiatan menulis blog misalnya. Ya sudah. Tinggalkan sejenak halaman blog kalian, lalu bukalah halaman media online lain.
Kalau aku, aku biasanya buka You Tube. Lalu mulai nonton video-video musik.
Atau... buka google search lalu masukkan kata kunci sesuatu secara sembarang.

Misalnya clue "mau gue apa sih?" atau clue "sumpe gue nggak ada ide."

Kurang lebih seperti itu deh. Nah, dengan jalan-jalan ke media online lain biasanya ide buat nulis jadi muncul tiba-tiba.

3. Mari lihat rekam jejak diri sendiri selama ini.

Tips ke 3, yang biasa aku lakukan jika sedang jenuh adalah melihat rekam jejak yang sudah aku lakukan selama ini.

Sudah ngapain aja, sudah dapat apa saja, apa kisah yang paling menyebalkan, apa yang bikin kesal, apa yang paling bikin senyam-senyum.

Entah mengapa. Setelah melihat rekam jejak diri sendiri selama ini, aku selalu merasa muncul semangat baru.

"Asyik, aku mau mengulang lagi langkah waktu itu. Menyenangkan ih."
"Duh, kok bisa bego banget gue, kenapa bisa ngelakuin kek gitu? Oke. Sekarang, gue mau bikin yang lebih baik ah."

Kurang lebih itu yang selalu aku rasakan.

4. Carilah orang yang  kamu cintai, dan curhat dengan mereka. 

Aku punya beberapa group kumpulan sahabat-sahabatku. Aku datang pada mereka khusus untuk ngajak ngobrol dan kadang curhat bahwa aku lagi jenuh. Biasanya, mereka sering mengeluarkan aneka obrolan dan candaan yang bisa membuatku melupakan rasa jenuhku.

Tapi, sebelum datang ke mereka, biasanya sih aku datang ke suamiku sih. Aku tuh orangnya manja (uhuk-uhuk). Jadi, aku termasuk sering curhat pada suamiku dan dia selalu tahu bagaimana cara mengobati rasa jenuh dan kesalku.

Nah. Itulah 4 tips mengatasi rasa jenuh dariku.


Komentar

  1. Pernah paksa diri untuk menulis sekedar untuk menggugurkan kewajibanku pada yg sdh ngasih kerjaan..tapi tulisannya ya gitu deh..hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. idem... aku pernah nulis yang ... ya gitu deh... tapi karena dah biasa maksa akhirnya lama-lama jadi terbiasa sendiri sih... jadi nyaman lagi nanti insya Allah

      Hapus
  2. nah jalan2 betul sekali, bikin kembali seger

    BalasHapus
  3. Kalo niche memang spesifik ya, mba Ade. Duh, jadi inget blog resepku belum diupdate 5 bulan. Kadang mikir idenya kelamaan, jadinya ga eksekusi resep lagi. Heuheu. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Blogku yg isinya review buku n film juga udah lumutan..wkwkwkw

      Hapus
  4. Curhat kayaknya sedikit mengobati rasa bosan ngeblog

    BalasHapus
  5. Nomer 2 tuh mbak kayanya harus jalan2 biar otak presss ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya..jalan2 itu yg paling asyik emang

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Masakan India Utara dan India Selatan

[Icip-icip] Apa sih bedanya makanan India utara dan India Selatan? Eh.. memangnya mereka berbeda ya? Bukannya masakan India mirip-mirip semua, rata-rata kari?

Dulu, sebelum aku sering mencoba wisata kuliner icip-icip masakan India, aku merasa bahwa masakan mereka sama semua. Kari, pedas, roti cane. Tidak jauh berbeda dengan variasi itu. Tapi setelah beberapa kali menjalani wisata kuliner masakan India yang terdapat di Singapura dan Malaysia, rasanya aku mulai tahu bahwa mereka berdua berbeda.

Bakso Pak Jokowi

[Jalan-jalan] Seberapa besar nama besar seseorang bisa mempengaruhi penjualan suatu barang? Jawabannya cukup besar. Karena nama besar, akan membuat kesan pertama begitu berkesan yang membuat orang teringat dan akhirnya... terdorong untuk membeli. Lagi dan lagi.

Seperti halnya bakso jawa Pak Jokowi yang ada di wilayah Tebet, Jakarta Selatan ini. Letaknya tepat di seberang TK Aisyiyah 4, Jalan Raya Tebet Timur , Jakarta Selatan.