Senin, 25 Juli 2016

Water Chestnut Oleh-Oleh dari China

[Oleh-oleh] Ada yang pernah nonton film Thailand berjudul The Billionaire? Film ini diangkat dari kisah nyata loh. Tentang seorang pemuda dari Thailand yang di usia 19 tahun sudah berhasil menjual produk rumput laut kering gurih dengan nama Tao Kai Noi di 3000 cabang 7 - eleven di seluruh Thailand. Lalu beberapa tahun kemudian berhasil, yaitu di usia 26 tahun mampu mempekerjakan 2000 staf dan mendapat penghasilan sekitar 800 juta baht pertahun (sekitar 235 milyar rupiah). Hebat ya.

Nah. Tulisan ini tidak membahas tentang produk Tao Kai Noi atau si billionaire, Top Ittipat atau film the Billionaire. Tapi mau menyorot salah satu produk di awal-awal Top Ittipat berusaha untuk menjadi pengusaha. Salah satunya adalah, dia membuka usaha menjual sejenis kacang panggang. Nah, kacang ini adalah jenis Water Chestnut.



Ketika aku berlibur ke Pulau Penang di Malaysia, yang bertetangga dekat dengan Thailand, di Pulau Penang banyak dijual Water Chestnut panggang ini. Aku tentu saja penasaran untuk mencobanya. Karena aku inget dan terkesan dengan film The Billionaire. Belilah aku water chestnut panggang ini. Rasanya mirip seperti biji durian yang direbus dengan air garam lalu dipanggang agar kering.
Ada yang pernah mencoba?

Mungkin karena aku berasa dari Palembang, Sumatra Selatan, dimana ketika musim durian maka buah durian banyak sekali. Nah, demikian juga bijinya. Oleh orang Palembang, biji buah durian ini sering diolah lagi. Ayahku dulu paling sering mengumpulkan biji buah durian lalu merebusnya dengan air garam setelah itu ditiriskan dan dipanggang di atas bara hingga kulitnya mengelupas.

Nah. Ternyata kacang Water  Chestnut yang dijual oleh Top Ittipat di film The Billionaire ini mirip rasanya dengan buah durian panggang. Tapi lebih gurih saja. Dan lebih kering. Dan lebih enak. hehehe.

Kemarin, ketika suamiku pulang dari China, dia membawa oleh-oleh Water Chestnut panggang yang ada dalam kemasan tersendiri. Rasanya enak sekali.



seperti ini kemasan water chestnut yang dijadikan oleh-oleh dari china 
 Penampalan buah Water Chestnutnya seperti ini nih:



Nah... kemarin, ketika jalan-jalan ke supermarket aku bertemu dengan buah ini loh. Dijual juga ternyata yang masih segarnya.


Aku sempat gugling sih apa saja manfaat dan khasiat dari buah water chestnut ini. Hasilnya:

Chestnut pada dasarnya mengandung vitamin C. Jika 100 gram direbus atau dipanaskan kandungan vitamin C sekitar tujuh miligram, sampai kering lebih dari dua kalinya 16,6 miligram. Bahkan disebut-sebut kandungan gizinya lebih tinggi dibandingkan apel.
Nutrisi tinggi yang dikandung Chestnut membuatnya disebut sebagai “raja kacang” dan dibahas dalam buku Cimpendum of material medical Lishizen yang menyebutnya baik bagi ginjal dan memperpanjang usia.
Kepopuleran Chestnut memang berlangsung cukup lama bahkan sejak zaman Romawi Kuno. Tanaman ini juga kaya akan energi dan nutrisi, mengandung banyak Karbonhidrat, pottasium, vitamin B dan C.
Wah. Banyak juga manfaatnya. Semoga di Indonesia segera ada usaha untuk meremajakan kembali buah ini dan mengembang biakkannya agar tidak benar-benar punah ya. Enak soalnya rasanya.

2 komentar:

  1. Aku baru tau buah ini, bu.
    Klo biji durian sering bgt makannya, seringnya di rebus, klo org Palembang bilangnya, kedat :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bener... kalo di palembang biasa aja ya makan biji buah duren yang direbus... enak soalnya.

      Hapus