Langsung ke konten utama

Turkuaz: Restoran Turki Premium

[Icip-icip] Hai. Weekend ini berencana untuk makan di luar? Di Jakarta, ada sebuah restoran a la Turki yang membidik masyarakat kelas Premium. Baik interior, suasana, pilihan menu makanan (dan kualitasnya) serta terutama harganya. Jika uang bukan sesuatu yang menjadi masalah bagi kalian, dan kalian murni menginginkan sebuah kenyamanan, ketenangan dan layanan yang cukup memuaskan, mungkin kalian bisa mampir ke Restoran Turkuaz yang terletak di Jl. Gunawarman, Jakarta Selatan.






Konsep yang diusung oleh Turkuaz Restoran ini adalah Gallery Restoran.
Kenapa Gallery restoran? Karena, di sekeliling restoran a la Turki Ottoman ini, dipenuhi dengan karya seni dari negeri Turki. Jadi, kita bisa merasakan sedang makan di sebuah galerry seni Turki.


Mata kita, akan dimanjakan oleh aneka foto-foto tentang apa saja yang ada di Turki sejak jaman kekaisaran Ottoman hingga jaman modern sekarang ini. Lampu-lampu kristal yang berwarna-warni dan ukiran yang penuh khas Turki, serta dinding yang dipenuhi dengan aneka foto-foto.


Ada juga dinding yang dipenuhi dengan aneka piring-piring keramik dengan lukisan khas seni Turki. Serta dinding yang dihias dengan wallpaper atau ukiran pada dinding dengan motif khas Turki.



Jika ingin membeli sesuatu di restoran ini sebagai cinderamata juga bisa. Karena memang ada toko souvenirnya. Dan jangan khawatir, karena semua barang yang dijual asli didatangkan dari Turki.


A photo posted by Ade Anita (@adeanita4) on



Sekarang kita membahas tentang makanannya ya.

Makanannya, hmm... enak.
Ciri khas makanan mediteranian itu, rasa bumbunya tidak sepekat bumbu dari Asia, tapi juga tidak setawar bumbu dari Eropa. Sedang-sedang saja deh. Nah, masakan a la Turki pun demikian. Jadi, jika ingin mencoba masakan yang mirip dengan masakan dari Timur Tengah tapi dengan olahan bumbu yang ringan seperti negara Eropa, bisa mencoba masakan dari Turki ini.

Ada 2 pilihan menu masakan: pilihan dengan Roti atau dengan Nasi.
Nasi a la Turki itu, adalah jenis nasi brasmati, yaitu bulirnya panjang-panjang dan tidak menggumpal ketika matang.
Sedangkan Roti a la Turki itu adalah roti seperti yang dijual di negara-negara Timur Tengah, jadi roti bakar gandum.










Untuk menikmati roti atau nasi a la Turki, kita bisa memesan DIP yang mereka miliki. Disajikan dalam tiga pilihan sekaligus, plus bonus 3 keping semacam martabak turki.





A photo posted by Ade Anita (@adeanita4) on
Nah. Itu dia pilihan makanannya. Berapa harganya? Hmm... aku sarankan untuk membawa uang minimal di atas seratus ribu di kantong sih jika ingin mampir ke restoran ini. Karena, yang paling murah di restoran ini adalah sajian minuman air mineral merek Equil, seharga Rp45.000. Dan jangan lupa, apapun yang kalian pesan, ada tambahan tagihan untuk service-fee pelayanannya.
A photo posted by Ade Anita (@adeanita4) on



Mint Tea a la Turki. Pahit tajam. #turkish #minttea #tea #restoran #turkuaz #turkishrestaurant #jakarta

A photo posted by Ade Anita (@adeanita4) on

Nah. Itu dia rekomendasi dariku untuk restoran premium a la Turki di Jakarta.

Komentar

  1. pingin nyobain ih, belum pernah...

    BalasHapus
    Balasan
    1. coba deh, nanti ketagihan deh masakan mediteranian.

      Hapus
  2. lampunya cantik banget, makanannya pun keliatannya enak huaa jadi pengeenn

    Ray - www.rayditaa.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, ornamen di restoran ini cantik cantik emang... karena emang diniatkan untuk mengusung gallery seni restoran

      Hapus
  3. Wah, air mineralnya mahal juga yak 45rb. Rotinya berapa kalau gitu. Hahaha. Tapi kayaknya roti turkinya enak banget...

    BalasHapus
  4. Mencoba makana khas Turki mungkin agak mirip2 Arab dan India ya mba. Khas Timur Tengah :)
    Asyik bisa jadi salah satu pilihan :)

    BalasHapus
  5. Mak,aku belom pernah sama sekali icip2 makanan Turki niy :D

    btw itu rotinya kaya bentuk cireng yaa

    *jadi penasaran

    BalasHapus
  6. Restoran ternyata ada Premium juga yak ?
    dikirain cuma Bensin pertamina aja

    BalasHapus
  7. Dekorasinya bagus sekali mbak mungkin itu menjadi salah satu daya tarik dari restorannya ya, dan wadaw menu makannya juga muantappp sekali.

    BalasHapus
  8. Selalu antusias sama segala sesuatu yang berbau Turki karena Turki jadi salah satu negara impian yang pengen aku kunjungi. Trus habis baca postingan ini aku jadi pengen nyobain makanannya deh. Belum pernah makan makanan turki selain kebab.

    BalasHapus
  9. Waaah, boleh juga neh, Mbak, di Jogja belum ada kayaknya ini. Kepengin saya :) Di Jogja adanya Warung Kampung Arab.

    BalasHapus
  10. Mau nyobain tapi ini MAHALLLLL ihik ihik

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Masakan India Utara dan India Selatan

[Icip-icip] Apa sih bedanya makanan India utara dan India Selatan? Eh.. memangnya mereka berbeda ya? Bukannya masakan India mirip-mirip semua, rata-rata kari?

Dulu, sebelum aku sering mencoba wisata kuliner icip-icip masakan India, aku merasa bahwa masakan mereka sama semua. Kari, pedas, roti cane. Tidak jauh berbeda dengan variasi itu. Tapi setelah beberapa kali menjalani wisata kuliner masakan India yang terdapat di Singapura dan Malaysia, rasanya aku mulai tahu bahwa mereka berdua berbeda.

Bakso Pak Jokowi

[Jalan-jalan] Seberapa besar nama besar seseorang bisa mempengaruhi penjualan suatu barang? Jawabannya cukup besar. Karena nama besar, akan membuat kesan pertama begitu berkesan yang membuat orang teringat dan akhirnya... terdorong untuk membeli. Lagi dan lagi.

Seperti halnya bakso jawa Pak Jokowi yang ada di wilayah Tebet, Jakarta Selatan ini. Letaknya tepat di seberang TK Aisyiyah 4, Jalan Raya Tebet Timur , Jakarta Selatan.