Langsung ke konten utama

Bakso Pak Jokowi

[Jalan-jalan] Seberapa besar nama besar seseorang bisa mempengaruhi penjualan suatu barang? Jawabannya cukup besar. Karena nama besar, akan membuat kesan pertama begitu berkesan yang membuat orang teringat dan akhirnya... terdorong untuk membeli. Lagi dan lagi.

Seperti halnya bakso jawa Pak Jokowi yang ada di wilayah Tebet, Jakarta Selatan ini. Letaknya tepat di seberang TK Aisyiyah 4, Jalan Raya Tebet Timur , Jakarta Selatan.



Pekan lalu, seminggu sebelum anakku yang masih duduk di kelas 6 SD menjalani Ujian Nasional, aku diajak teman-temanku untuk makan bakso sambil menunggu anak-anak pulang sekolah. Kebetulan, saat itu aku juga sudah agak lapar sih. Hehehe. Ini jarang-jarang loh aku mau diajak jalan jika sedang kumpul dengan para ibu-ibu di sekolah. Ada banyak pertimbangan hingga aku sering menolak ajakan para ibu untuk wisata kuliner sembari menunggu anak-anak pulang sekolah. Salah satunya ya, karena aku tidak merasa lapar.

Makan itu, jika tidak lapar lalu kita makan, malah tidak baik menurutku. Karena kita hanya menimbun lemak saja nanti jatuhnya. Toh aku selalu disiplin makan pada waktu jadwal makan datang. Kecuali jika diajak makan cemilan ringan. Ya, tidak mengapa deh. Asal jangan kebanyakan.

Saat ini aku berada di usia dimana, minum air pun rasanya akan berubah jadi lemak saking cepat sekali tubuh ini berubah jadi gemuk. Itu sebabnya aku rajin menolak ajakan para ibu untuk melakukan wisata kuliner sambil menunggu anak-anak pulang sekolah.

Tapi, kal ini aku ikut. Karena kebetulan memang sudah waktunya untuk makan siang dan kebetulan lagi, putriku juga cepat pulang sebelum adzan dhuhur berkumandang. Ya sudah, aku dan putriku pun ikut rombongan para ibu ini untuk wisata kuliner. Kali ini kami akan berkunjung ke Bakso Pak Jokowi.




Sampai di tempat yang jual bakso, salah seorang ibu-ibu bercerita.
Jadi, sebenarnya nama aslinya si Tukang Bakso itu adalah Pak Jono. Tapi, karena dia dikaruniai wajah yang mirip dengan Pak Jowoki (Presiden RI saat ini) maka orang-orang pun rata memanggil dia Pak Jokowi.

Penasaran kan seberapa mirip sih emangnya Pak Jono dengan Pak Jokowi?

Pak Jokowi alias Pak Jono. Hayoo.. siapa yang bisa jawab pertanyaan saya, saya kasih sepeda. Sebutkan 5 isi yang ada di dalam mangkuk bakso saya? 

Tuh dia penjual baksonya. Menurut kalian  mirip nggak sih? Menurutku aku sih beda ya. Tapi, ya sudahlah. Bapak penjual bakso ini sudah terlanjur terkenal dengan panggilan pak Jokowi. Pokoknya, asal kita bertanya dimana penjual bakso Pak Jokowi, pasti deh semua sepakat menunjuk ke penjual bakso ini.



Nah, sekarang kita ngomongin baksonya ya. Enak nggak sih?

Menurutku sih, baksonya biasa saja. Dalam 1 mangkuk, jika kita memesan komplit kita akan mendapatkan 5 butir bakso daging sapi, 1 bakso urat besar, beberapa lembar potongan sawi hijau, beberapa buah tetelan, mie kuning, mie putih, toge, dan topping bawang goreng.

Rasa kuahnya? Hmm... gurih sih, seperti banyak MSG-nya. hehehehe. Tapi, tidak amis dan tidak terasa terlalu bergajih sih menurutku. Jadi, lumayan lah jika untuk jajanan sesekali sih. Harganya juga tidak mahal kok. Rp15.000 saja jika pesan komplit.

isi semangkuk bakso komplit

ini dia tempat mangkal baksonya, tepat di pinggir jalan, numpang dengan sebuah gudang tempat menyimpan barang jualan koperasi
Mau ngebakso?

Komentar

  1. Hihihi ya ampun. Kirain beneran baksonya punya pak Jokowi tapi punya pak Jono yang mirip Jokowi. Mudah mudahan si Bapak yang mungkin sekilas mirip pak Jokowi ini rejekinya bertambah dan berkah selalu usahanya ya mba.

    BalasHapus
  2. Hihihi.. Sbnrnya g terlalu mirip, tp kalo sepintas doang nih, iya sih ada kemiripan :D. Tp baksonya biasa ya mba.. Ga tau napa nih, udh bbrp hari pgn bgt makan bakso :D. Yg pueedess.. Jd mau cari bakso ah pulang kantor :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. ini bisa dicoba. Enak kok basonya tapi karena aku amat jarang menggunakan msg jadi aku tahu bakso ini pakai msg.eh..tapi hasil penelitian katanya hoax yg bilang msg bikin bodoh. entah deh

      Hapus
  3. Kukira awalnya beneran baksonya Pak Jokowi, haha. Kirain Mas Gibran yang buka bisnis kuliner baru ternyata eh ternyata bapaknya yang mirip Jokowi. Btw baksonya keliatannya enak, aku suka kalo bakso ada tetelannya gitu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku malah gak suka tetelan. Jadi kalo makan bakso pasti tetelannya aku kasi ke orang lain.

      Hapus
  4. Oh tak kirain baksonya kek gimana gitu mba xixixi, taunya bakso biasa yah. Harga 15 ribu sama berarti disini pasarannya emang segitu mba dengan porsi yang segitu juga.
    Paling enak tuh mba tetelannya mantap :)

    BalasHapus
  5. Kreatif. Hahhaa
    Banyak juga mba kuliner yang 'menjual' nama besar untuk dongkrak keberhasilan. Akhirnya orang pun berbondong-bondong datang karena penasaran :)

    BalasHapus
  6. Wah iya nih, kusangka usaha sampingan pak Jowoki, ternyata bukan, hihiii
    Aku udah lama nggak makan bakso, dan dulu juga kalo makan bakso selalu nggak pakai tetelan, karena gak suka sih

    BalasHapus
  7. wakakak aku sempat kaget, mirip banget :-D
    enak ya bun, ayo kapan traktir aku makan bun :-D

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Masakan India Utara dan India Selatan

[Icip-icip] Apa sih bedanya makanan India utara dan India Selatan? Eh.. memangnya mereka berbeda ya? Bukannya masakan India mirip-mirip semua, rata-rata kari?

Dulu, sebelum aku sering mencoba wisata kuliner icip-icip masakan India, aku merasa bahwa masakan mereka sama semua. Kari, pedas, roti cane. Tidak jauh berbeda dengan variasi itu. Tapi setelah beberapa kali menjalani wisata kuliner masakan India yang terdapat di Singapura dan Malaysia, rasanya aku mulai tahu bahwa mereka berdua berbeda.