Minggu, 15 Juli 2018

Nonton Final Piala Dunia 2018 di Lotte Avenue Sopping Centre

[Jalan-jalan] Tidak terasa ya, laga sepak bola Piala Dunia 2018 sebentar lagi akan memasuki babak final. Sayangnya, 4 jagoan suamiku sudah kalah. Mereka adalah, Brazil, Jerman, Belgia dan Inggris. Tahu nggak kalian, bahwa di Jakarta Selatan, tepatnya di Lotte Shopping Centre Avenue, di ruang serba guna lantai 1 nya, sudah digelar karpet dan bantal-bantal besar guna menyambut laga pertandingan Piala Dunia 2018. Arena nonton bareng, alias nobar ini lumayan seru sih. Karena semua penonton duduk bersama di atas karpet yang digelar. Di hadapan mereka terdapat televisi super lebar ukuran bioskop.


sumber: google 

Seru sih menurutku.


Akhirnya, di menit menegangkan setelah pertandingan Jepang vs Polandia semalam, Jepang masuk ke 16 besar krn mereka memiliki jumlah kartu kuning yg lebih sedikit dibandingkan Senegal. (*geser deh fotoku utk melihat bagaimana penonton Jepang yg langsung melihat hasil pertandingan yg terjadi di gedung sebelah dimana kekalahan Senegal membuat Jepang lolos ke babak 16 besar.) . Suamiku, aslinya memiliki 2 jagoan tetap sejak dulu, yaitu Brazil & Jerman. Kemarin ketika Jerman kalah, dia sedikit sedih, kesal tapi berusaha ikhlas menerima kenyataan. Apalagi ketika kiper Jerman maju ke depan hingga menyebabkan Korea berhasil memasukkan bola ke gawang ke 2 di menit terakhir & akhirnya menjungkir balikkan para prediksi pengamat bola. Setelah Jerman kalah, suamiku sepertinya mendukung Jepang krn kekagumannya pada semangat pantang menyerah para pemain Jepang. . "Asyiknya pertandingan sepakbola. Semua peluang dimungkinkan. Tidak bisa yg menang selamanya menang & yg kalah akan terus kalah. Kemenangan akan diraih oleh mereka yang tetap bersemangat berjuang melakukan yg terbaik pada apapun posisi yang mereka miliki saat ini. Karena posisi bisa berbalik tanpa terduga. Usaha maksimal, koordinasi team work, fair play, & terakhir takdir. Jadi nggak ada alasan buat pasrah atau cepat menyerah sebelum waktu berakhir." . Sepakbola. Padahal aku nggak ngerti nonton sepakbola. Tapi suamiku doyan banget nonton sepakbola. Dan aku suka lihat suamiku jika sedang asyik nonton & mengomentari sepakbola. Dulu, sebelum musim kabel optik, Parabola di atap rumahku ada beberapa, karena kami berlangganan aneka provider tv berbayar yg menyediakan layanan tontonan sepakbola. Jika Provider itu berhenti mendapat hak siar maka kami pun berhenti berlangganan provider tv berbayar itu & beralih ke provider lain yg punya hak siar pertandingan sepakbola. Syukurlah provider telekomunikasi berbeda dengan provider tv berbayar. Krn khusus provider telekomunikasi, keluargaku tetap setia dgn @IM3OOREDOO . Selama pertandingan Piala Dunia sepakbola 2018 ini, suami lancar nonton siaran langsung dimana saja dgn lancar. Eh...sekarang, #im3ooredoo bahkan punya paket #UnlimitedYoutube by #im3ooredoo loh. #im3ooredoosquad
A post shared by Ade Anita (@adeanita4) on

Dan yang lebih seru lagi itu jika tiba-tiba ada gol yang tercetak. Maka suara para penikmat siaran langsung sepak bola segera membahana di tengah ruangan mall ini.

Tapi, suamiku sendiri merasa amat sangat terganggu sama orang-orang (biasanya sih cewek-cewek, entah mengapa.. hehehe) yang tanpa rasa bersalah : datang, selfi, lalu berdiri mengabadikan gambar atau video keramaian tersebut. Kesalahan mereka yang utama adalah, mereka berdiri menghalangi pandangan orang yang sedang menonton di belakangnya. Padahal, mereka itu masuk dengan cara menyela kerumunan.

"Mbak...mbak... kalau nggak mau nonton dan cuma mau selfi biar eksis di media sosial, tolong dong jangan menghalangi para pecinta sepak bola menikmati sajian tayangan olahraga yang terjadi 4 tahun sekali ini. TOLONG deh."

Dan itu memang bukan hanya 1 atau 2, tapi banyak. Kadang, mereka ibu-ibu yang sambil dorong kereta dorong bayinya, ada juga yang berupa perempuan yang heboh dengan pengambilan gambar selfi untuk keperluan "vlog live". "Lihat deh yang nonton.. banyak ya... " katanya sambil menggerakkan badannya berputar dan tangannya tetap memegang handphone yang diangkat. Serasa reporter olahraga banget.
Ampun deh.

Tapi ya itulah resiko ikut nonton bareng gratisan. Siapa saja bisa masuk dan ikut serta, apapun tujuannya. Mau nonton pertandingan atau nonton orang yang nonton pertandingan.

Nah. Tanggal 15 Juli 2018, adalah final Piala Dunia. Dah kebayang sih ramainya nonton bareng alias nobar di Lotte Shopping Avenue Centre ini.
Berminat?







1 komentar:

Entri yang Diunggulkan

Melukis dengan Kuas di Mulut

[ oleh-oleh ] Salah satu benda yang keberadaannya antara penting tidak penting itu sepertinya Kalender. Dianggap tidak penting, karena sebe...