Minggu, 15 Juli 2018

Rahasia Awet Muda untuk Yang Jelang 50 tahun

[Oleh-oleh] Di Instagram, sekarang ada banyak fitur baru untuk story-nya. Yaitu cerita yang bisa kita bagi dan hanya tertayang selama 24 jam saja. Jika dahulu kita hanya bisa membagi foto-foto tanpa filter yang kita buat selama 24 jam belakang, maka sekarang kita bisa mengambil foto yang ada di handphone kita dan usianya sudah lebih dari 24 jam terhitung dari kita mencari foto untuk tayang di Story ini.
Asyik ya.

Nah. Sekarang, ada fitur baru lagi nih. Yaitu, kita bisa melontarkan pertanyaan pada teman-teman yang membuka story tentang apa saja. Dan teman-teman kita bisa menulis pertanyaan mereka seperti halnya menulis pesan chat. Dan aku pun mencobanya untuk pertama kali kemarin.



Aku nyaris terlupa untuk membuka tanggapannya karena disibukkan dengan kegiatan lain. Hingga aku lihat ada inbox yang masuk. 

Rupanya, jawaban atau tanggapan atas fitur "ask me anything" ini muncul di bagian notifikasi. Nanti ada pilihan mau diapakannya. Mau dibalas atau disimpan. Dan yang harus diingat, setelah lewat 24 jam, notifikasi ini akan menghilang. Jadi, tolong ingat jika kalian baru saja menggunakan fitur ini agar mengecek tanggapannya di bagian notifikasi juga selama 24 jam berikutnya sebelum semua notifikasi ini menghilang.

Salah satu tanggapan dari fitur ask me ini, adalah ini nih. Yang asli membuat hatiku berbunga-bunga, hidung kembang kempis, lalu merasa tumbuh sayap putih lebar di punggungku hingga aku bisa terbang melayang-layang dengan ringan. Ya Allah, begini rasanya ke-Ge Er an.




Hehehe. Tuh, gimana nggak kembang kempis coba?

Usiaku, insya Allah bulan September 2018 ini menjadi 48 tahun. Hmm.... 2 tahun lagi insya Allah bakalan genap 50 tahun. Jika sedang berkumpul dengan teman-teman SMA atau SMP, kami selalu menyebut diri kami sebagai JELITA. Yaitu kepanjangan dari Jelang Limapuluh Tahun.

Kondisi fisik yang akan dialami perempuan ketika menjelang 50 tahun :

1. Premenopause (yaitu gejala menjelang menopause. Nanti saja ya kapan-kapan kita bahas hal ini).
2. Kondisi kulit semakin cepat mengalami kekeringan.
3. Rambut semakin sering rontok.
4. Sudah semakin sulit untuk mengikuti aneka macam bentuk olahraga. Itu sebabnya harus mulai beralih ke bentuk olahraga yang lebih bersahabat dengan usia.
5. Penglihatan semakin berkurang (hehehe, itu sebabnya mulai banyak yang memakai kacamata).

Kondisi mental yang akan dialami perempuan ketika menjelang 50 tahun:

1. Premenopause (hahaha, iya. Premenopause ini asli mempengaruhi kondisi fisik dan mental, sodara-sodara).
2. Mengalami mid life crisis. (entah apa aku doang atau orang lain juga ya? Atau yang lain juga tapi diem-diem saja ditelan sendiri).
3. Mulai merasakan swing mode yang ampun deh.... nyebelin banget. Sebentar happy banget, sebentar tiba-tiba measa kesal dan sedih. Kalau sudah begini, banyak-banyak ibadah aja deh. Biar tidak lupa bersyukur.

Tips dariku: aku selalu ingat perkataan Rasulullah bahwa nanti di neraka penghuninya ternyata banyak perempuan. Yaitu perempuan yang tidak bersyukur atau lupa bersyukur. Nah. Kalau sudah merasa mengalami swing mode, aku langsung ingat nasehat ini. Karena aku tidak mau menjadi rombongan perempuan seperti itu. 

Tips dariku lagi: coba deh gabung sama group OWOJ (one week one Juz). Ini membantu banget.
Kenapa nggak ODOJ (one day one juz)  yang lebih jozz ? Jangan. Karena swing mode yang kita alami itu, malah bikin kita merasa depresi jika ternyata tidak bisa memenuhi target. Pokoknya, harus "Do with passion" alias "lakukan dengan penuh bahagia".
 

4. Mulai susah tidur, gampang terjaga dan susah tidur lagi. (buat orang lain yang biasa mungkin ini hal biasa. Tapi buatku yang terbiasa tidur enak dan tidur mudah, ini ganggu deh. Bikin pusing kepala dan badan pegal-pegal).
5. Mulai tidak tahan dengan perubahan cuaca yang ekstrim.
6. Punya banyak rencana dan gagasan tapi kemampuan fisik sudah berkurang. Ini asli bikin frustasi.

Nah. Itulah kondisi fisik dan mental (kurang lebih) yang dialami oleh perempuan yang jelang 50 tahun.

Karenanya, membuat diri sendiri  merasa cantik itu, menurutku sih termasuk bagian dari usaha untuk bahagia seorang perempuan yang jelang 50 tahun. Karena persepsi bahwa kita masih cantik, akan membuat kita merasa bersemangat dan bahagia. Terus kalau ada orang lain yang mengakui bahwa persepsi kita itu tidak salah, itu asli bisa menambah pundi-pundi kebahagiaan dan membuat hidup jadi terasa penuh warna dan terasa lebih ringan. hahahaha.

Rahasia Awet Muda untuk Yang Jelang 50 Tahun


1. Pakai pelembab.
2. Jangan lupa minum air putih, kurangi gula, banyak makan sayur dan buah.
3. Berbahagialah.

Sudah. Cuma 3 itu nasehatku.

Lalu, pelembabnya apa?
Nah. Ini.




Aku selalu memilih pelembab yang banyak mengandung air di dalamnya.
Dulu, aku selalu memilih pelembab dari Loreal yang Hydrafresh.
Aku pernah menulis review produk ini dahulu di blog ini juga.
baca: Menjaga kesegaran kulit wajah 

Bentuk pelembabnya seperti ini nih:




Sayangnya, jenis pelembab L'Oreal Hydrafresh ini tidak masuk ke Indonesia. Jadi, aku harus membelinya di Singapura atau Malaysia. Sekali beli langsung saja deh beli 5 sekalian biar bisa nyetok buat setahun lebih. Karena aku membelinya hanya ketika sedang berlibur ke 2 negara ini atau titip pada teman.

Nah. Sudah 2 tahun ini, aku tidak membeli pelembab ini. Tahun lalu aku berlibur sih ke Malaysia (ke wilayah Melaka), tapi terlupa untuk membeli pelembab ini. Jadilah aku mengalami kondisi habis pelembab dan mulai mencari-cari pelembab dalam negeri yang cocok untuk kulitku.

Sayangnya, ternyata aku tidak menemukan pelembab yang sama seperti keluaran L'oreal Hydrafresh di atas.
Entah mengapa, perempuan Indonesia itu sepertinya lebih memerlukan whitening dalam pelembab mereka ketimbang air.

Industi kecantikan di Indonesia memang sudah sukses menanamkan paham bahwa cantik itu berarti putih kinclong. Padahal, sawo matang itu eksotik banget. Karena kulit dengan banyak pigmen ini cocok untuk wilayah tropis di Indonesia.

Sebagai pemilik kulit berwarna putih oriental, kondisi kulitku tidak tahan dengan paparan sinar matahari. Seharian berada di bawah sinar matahari, dia akan memerah seperti kepiting rebus. Seperti perempuan yang diam-diam mencintai seorang pemuda eh terus tiba-tiba si pemuda menyatakan cintanya pada perempuan itu. Tuh. Kebayang kan gimana warna pink nya pipiku. Hehehe.

Aku amat menghindari pelembab yang mengandung whitening di dalamnya karena ternyata penambahan whitening ini malah membuat semakin subur sprouten di wajahku. Yaitu bintik-bintik hitam di seputar tulang pipi dan hidung. Bisa sih diatasi dengan payung dan topi. Tapi, aku malas juga sih kalau kemana-mana pakai payung dan topi. Rasanya seperti menjaga jarak dengan orang di sekelilingku. hehehe. Mungkin ini cuma perasaanku saja. Abaikan.

Nah, karena produk L'oreal tidak ada di pasaran Indonesia, maka, aku pun mulai beralih mencari pelembab lain yang mengandung banyak air di dalamnya. Hingga aku bertemu dengan produk Laneige, water mask.

Kenapa disebut water mask? Karena memang Laneige ini kandungannya adalah air yang dibekukan dengan tambahan bahan lain.

Kalian pernah nggak pergi ke gunung lalu cuci muka dengan air bening yang mengalir di sungai  atau air terjun di gunung yang bening itu? Rasanya apa? Dingin, lalu wajah terasa mengencang kan? Dan rasanya seperti air itu melekat di wajah dan membuat wajah terus mengencang.
Nah... efek memakai Laneige itu ya seperti ini nih. Disitu aku merasa suka banget dengan produk Laneige water mask ini.

Oh ya, Laneige water mask ini ada 2 jenis. Yang berwarna biru (ini yang original) atau ungu (karena mengandung lavender) dan yang Time Freeze. Nah. Untuk yang jelang 50 tahun pilih yang Time Freeze.



Ini asli enak banget. Jadi, setelah shalat isya dan gosok gigi, pakai ini dulu sebelum naik ke tempat tidur. Wajah jadi terasa mengencang gitu. Pagi-pagi pas ambil wudhu, terasa segar banget jadinya wajah kita.


di dalam kotaknya ada sendok kecil ya

colek dengan sendok kecil yang disediakan, lalu taruh colekan krim ini di wajah sebelum diratakan dengan tangan
Masalahnya, harga Laneige ini lumayan ya. Saat ini sekitar Rp450.000 (di outlet resmi Laneige).
Jauh banget sih dibanding L'oreal yang aku beli di Malaysia. RM100  dapat 3 botol. 1 botol tuh harganya sekitar RM33.  Jadi sekitar (saat ini) Rp360.000 dapat 3 botol.

Lumayan ya.

Karena mahal, jadi aku mulai beralih ke pelembab lain. Kebetulan ketemulah aku dengan produk dari SAEM, ICELAND.


Nah. Ini juga enak. Sama seperti Laneige yang merupakan produk KOREA, Iceland dari SAEM ini juga merupakan produk dari KOREA.
Kandungan air yang diklaim berjumlah 99%  lalu dibekukan ini, katanya sih dari mata air yang ada di pulau Jeju.


Harganya lebih bersahabat sih (meski tetap tidak bisa mengalahkan murahnya L'oreal Hydrafresh keluaran yang beredari di Malaysia. hehehe). Dijual dengan harga Rp149.000.

Ada juga sih yang botol ukuran kecil, dijual dengan harga Rp99.000. Tapi, beda tipis sih, menurutku sekalian saja beli yang botol besar.

Nah. Semua pelembab ini aku gunakan menjelang tidur dan setelah mandi pagi. Jika akan keluar rumah, tidak mengapa ditimpa lagi dengan pelembab yang mengandung sunscream. Karena matahari di Jakarta itu garang euy.

Sudah. Itulah rahasia awet nuda untuk yang jelang 50 tahun seperti aku.
Pakai pelembab yang rajin. 

3 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pengikut