Pengikut

Keju Si Panganan Yang Makin Diminati

| on
Maret 19, 2019
[Jalan-jalan] Ada yang memperhatikan tidak jika sedang jalan-jalan bagaimana variasi makanan yang menggunakan keju tuh sekarang makin banyak dan (asli banget ini) makin kreatif?  Bisa jadi ini membuktikan bahwa Keju adalah panganan yang makin diminati oleh banyak orang. Sekaligus pengakuan sih bahwa Keju adalah sesuatu yang lezat dan bisa disisipkan di jenis makanan apa saja. APAPUN bahkan.
Yap benar. APAPUN. Putriku baru-baru ini pulang ke rumah dengan segelas besar minuman. Warnanya putih dan coklat pekat. Jadi ada 2 warna yang terpisah dan tidak bercampur. Aku penasaran dong, minuman jenis apa lagi nih yang dia bawa pulang. Dia pun memberitahu bahwa dia sedang minum sejenis Chocolate cheese. 

"Eh. Maksudnya gimana? Coklat dikasi keju?" Dia mengangguk sambil tersenyum. Dan senyumannya ini aku artikan sebuah bercandaan jadi aku kembali bertanya untuk menegaskan kembali.
Kebayang nggak sih, kok keju dibuat jadi minuman?

ini keju yang aku bayangkan dan yang orang tahu (credit foto: pixabay)
dan ini minuman dengan keju di dalamnya yang aku temui (foto pribadi)
"Iya bu, ini minuman coklat keju. Itu loh bu yang gerai minuman baru yang kita lihat di mall waktu itu? Kebetulan tadi aku lewat sana sekalian aja aku beli. Penasaran aku rasanya gimana. Tapi... agak mahal sih bu. Segelas kecil ini tiga puluh ribuan. Jadi, kayaknya aku nggak mau beli lagi lah kalau belinya pakai duit sendiri. Kecuali ada yang traktir. Hehehe. Nih, mo coba nggak?"

Lalu aku mencoba. Hmm... rasanya manis dan ada gurihnya. Gurihnya ini mungkin dari si keju ya. Sedangkan manisnya ya minuman coklat gitu, masa nggak manis. Tapi perpaduan rasa manis dan gurih ini menjadikannya unik.

Tuh. Padahal, rasanya belum lama ya masyarakat kita tergila-gila dengan sesuatu yang ada keju meleleh di atasnya.
Entah itu nasi goreng yang dikasi keju leleh, ayam geprek juga dikasih keju leleh, sambal matah juga ada keju lelehnya, martabak, roti, spagheti, indomie (bahkan indomie), mie ramen (baik yang versi korea maupun yang versi jepang), kentang goreng, tahu bulat (yap. Tahu bulat sekarang ada varian yang punya keju lelehnya), sate, atau bakso. Pokoknya, wabah suka-keju-leleh benar-benar telah merambah banyak sekali varian hidangan di Indonesia. 

jagung tabur keju parut yang yummy
Dulu ya, bahkan sempat loh saking begitu banyaknya makanan yang diberi keju meleleh si mozarella ini, sempat tuh di facebook (mungkin sekitar 2 tahun lalu alias di pertengahan tahun 2017) ada kabar burung yang beredar bahwa panganan yang dijual-jual yang banyak menggunakan keju leleh itu tidak semuanya memakai keju leleh. Tapi, dioplos dengan karet. Karet ini otomatis akan meleleh jika dipanaskan dan inilah yang terlihat seperti keju leleh.

Wah. Sebagai penggemar keju aku tuh kaget banget dengar kabar burung ini.
Huhuhuhu... masa iya tega banget para penjual makanan sampai mengganti keju mozarella yang otomatis bisa meleleh dan lengket memanjang ketika masih hangat dengan karet sih?

Gara-gara ini nih, aku sempat mogok nggak mau beli makanan yang ada keju leleh di dalamnya.
Eh... tapi akunya yang nggak tahan. 
Aku suka coklat.
Dan aku juga suka dengan keju.
Aku menyukai keduanya. Susah deh jika harus memilih meninggalkan salah satunya.


Solusinya adalah, ya aku beli sesuatu dengan keju di atasnya atau di dalamnya tapi nggak mau beli di tempat yang asal. Bawaannya, kalau makanan itu terlalu murah udah curiga pasti. Keju apaan tuh kok murah banget?

Hahaha.
Aku sampai diledekin sama anak-anakku.
"Ibu ini ya. Mahal protes, murah curiga. Jadi maunya apa coba?"
Iya sih. Aku juga bingung maunya apa? Bahkan dikasi gratis pun aku malah curiga sendiri, "kok dikasih gratis? kenapa?"
hahahaha.

Dan belum selesai urusan mengatasi rasa kangen dengan keju, dan belum selesai dengan rasa takjub akibat bermunculan aneka makanan yang diberi keju, lalu sekarang malah sudah muncul minuman yang menggunakan keju di dalamnya. 
Keju ya.. bukan yogurt atau susu. Tapi keju.

Jadi, setelah era Thai Tea yang sukses  di Indonesia, sekarang mulai banyak minuman dengan campuran keju di dalamnya. Konon, jenis minuman ini adalah jenis jajanan minuman baru dari Korea Selatan sana. Dan anakku termasuk yang sudah menuntaskan rasa penasarannya dengan membelinya dan aku kebagian mencicipinya. Enak sih.


musroom bake rice dengan 2 buah keju; di dalam ada mozarella, di luar ada cheddar (foto: pribadi)
Tuh. Jadi penasaran nggak sih, atau aku saja yang merasa penasaran. Sebenarnya mengkonsumsi keju itu aman nggak sih buat kita? Karena, suamiku termasuk orang yang menghindari untuk mengkonsumsi keju banyak-banyak. Yang alasan kolesterolnya tinggi lah, yang kurang sehat buat jantunglah, dan sebagainya.

Kebetulan, di laman Halodoc.com, aku menemukan artikel yang membahas tentang Keju dan manfaat yang terkandung di dalamnya.
Wah. Kebetulan banget kan ya. Alhamdulillah.

Jadi, ayo langsung kita intip ke website atau lamannya apa saja manfaat dari mengkonsumsi keju. Bener nggak sih yang diomongin orang-orang tentang keju itu sebenarnya? Mitos atau fakta?

 Berikut ini 5 manfaat keju seperti yang aku kutip dari laman halodoc. com



Wah.
Ternyata apa yang berkembang di masyarakat selama ini banyak yang hoax dan seharusnya dipercaya sebagai mitos saja ya.

Karena ternyata Keju itu meski dia mengandung kandungan lemak yang amat tinggi. Pada kenyataannya kandungan lemak itu tidak berubah menjadi lemak jahat loh. Justru jika kita makan keju selama beberapa saat, kolesterol baik kita yang makin bertambah.

Duh. Jadi pingin mamam keju dakuh.

Sudah yuk. Kapan kita jalan-jalan dan mampir beli sesuatu dengan keju meleleh di dalamnya dan bau keju terbakar menguar ke seantero ruangan ketika antri buat bayar di kasir. duh. celeguk.

Tapi ya tetap saja sih. Meski keju disebut bisa mencegah diabetes; tapi ketika keju dicampur dengan minuman coklat yang gulanya segepok besar, susu kental manisnya pemberiannya diputar-putar sepenuh lingkaran gelas, tetap saja bisa memicu diabetes ya aku pikir. Karena minuman ini memang manis banget aslinya; Dan karena penambahan keju maka rasa manisnya yang kebanget itu jadi imbang karena rasa asin gurih keju. Tapi tetap kita harus waspada deh aku pikir.

Intinya sih, segala sesuatu itu harus dikonsumsi sesuai dengan proporsinya ya. 
Be First to Post Comment !
Posting Komentar