Kamis, 21 April 2016

Forbidden City (Kota Terlarang) 1

[Jalan-jalan] Istana Kaisar Cina yang terdapat di kota Beijing (dibaca: Pei-ching) dikenal dengan julukan FORBIDDEN CITY atau kota terlarang. Ini merupakan istana kekaisaran terbaik dengan struktur kuno terbesar dan mewah. Istana kekaisaran ini diakui sebagai salah satu istana yang terkenal di dunia.



Forbidden City dibangun pada tahun 1406, meliputi area seluas 72ha dengan luas bangunan keseluruan sekitar 150.000 meter persegi, yang terdiri dari 90 istana dan halamannya, serta 980 gedung serta 9704 kamar.

Kaisar terakhir dari dinasti terakhir, yaitu dinasti Qing, adalah Kaisar Pu Yi, yang merupakan kaisar yang paling muda karena dinobatkan menjadi kaisar ketika berumur 10 tahun. Ia meninggal pada tanggal 17 Oktober 1967 dalam usia 62 tahun.

Suamiku bercerita bahwa istana kekaisaran China ini benar-benar megah sekali. Jauh lebih megah daripada yang tampil di foto-foto atau film dokumenter di televisi.

Untuk memasuki lahan utama (tempat pasukan kerajaan membuat barisan yang amat memukau di film-film kolosal China, yang menggambarkan persiapan pasukan sebelum diberangkatkan), maka kita harus melewati gerbang pintu masuk yang paling berlapis-lapis.

Setiap gerbang penjagaan, ada sebuah bangunan penjagaan dan pintu gerbang yang tebal dan kuat. Dan ini adalah liputan oleh-oleh suamiku ketika dia dinas ke kota Beijing dan Shanghai, China.

sebelum masuk ke dalam gerbang Forbidden City (jadi masih di luar istana).. hmm, mungkin demikian jika jadi rakyat biasa tempo dulu ketika masih jaman kekaisaran China gitu. Lewat di depan istana. Cuma jaman dulu belum musim aja selfi atau welfie. Kalau nggak, beugh... mau keluar istana pasti kehambat sama orang-orang yang lagi selfi atau welfie kali ya...

Eh... Yang asyik sih kalo lagi janjian ama teman.
"Dimana lo?"
"Depan gerbang."
"Pake baju apa?"
"Baju cheong sam biasa deh. Elo pake kemeja kerah china gitu kan?"
(hahaha, jadi ngebayangin kalo misalnya kita hidup di jaman kaisar China; seru kali ya. Eh... tapi... aku sepertinya nggak bisa. Nanti kalau Kaisarnya naksir aku gimana? Waaaa..... gaswat. #ditimpukakibatkegeeran


Ini si embak penjaga yang lagi nebar tali buat bikin jalur antrian biar bisa berkelok-kelok, sangking panjangnya antrian yang mau masuk ke dalam Forbidden City.

danini mereka yang belum masuk antrian.. masih semangat nebar-nebar janji.
"Eh.. nanti di dalam kita foto-foto ya? Benar ya? Aku mau foto sambil koprol."
(mereka nggak tahu antrian buat masuk ke dalam gerbang itu bisa 1 jam lebih).








9 komentar:

  1. Tiannemen biasa disebut dengan forbidden city, kota terlarang memang sangat banyak menyimpan banyak cerita dan sejarah negeri Tiongkok, Alhamdulillah banget bisa berkesempatan menyambanginya...oleh-olehnya dong

    BalasHapus
  2. kuk bisa sampai dikenal sebagai kota terlarang ? hmmm..... kayaknya pernah dipake syuting film the mummy 3 ya ? #kayaknya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nanti ada di lanjutan tulisan berikutnya ya

      Hapus
  3. Destinasi dunia ya Forbidden City ini, semoga bisa sampai di sana kelak.
    Btw... mbak Ade, di kolom komentarnya takingin ditambahkan kolom pilihan name/url euy tak?, nggak bisa nitip link euy hehehe

    BalasHapus
  4. Alhamdulillah saya sudah pernah ke sana, ke Lapangan Tianamen, dan Tembok China sekalian. Menajubkan.
    Terima kasih artikelnya yang mengingatkan perjalanan saya tahun 2005.
    Salam hangat dari Jombang

    BalasHapus
  5. antrian masuk satu jam? mending bikin rujak dulu Mbak Ade..heheee. Tapi untuk memenuhi rasa ingin tahu, ya gak rugi juga ya, ngantri selama itu.

    BalasHapus