Langsung ke konten utama

Nasi Goreng Mafia Tebet

[Icip-icip] Mungkin aku tidak up date ya, tapi aku baru tahu bahwa yang namanya nasi gila itu ternyata bukan nasi goreng. Tapi nasi putih yang diaduk-aduk dengan aneka macam bumbu dan sayuran.

Terus kenapa disebut nasi gila kalau cuma begitu saja?
"Ya gila aja itu, orang cuma nasi putih yang diaduk-aduk dengan berbagai macam sayuran dan bumbu aja kok."
Ish. Jawaban yang ngeselin asli. Tapi, memang itu jawabannya. hahahaha

Informasi ini aku baru dapatkan ketika aku berkunjung ke nasi Goreng Mafia yang ada di daerah Tebet Utara, Jakarta Selatan.





Jadi, ceritanya ketika sedang berada di daerat Tebet Utara aku melihat segerombolan anak-anak SMP dan SMA yang tampaknya enak banget menikmati sepiring nasi goreng. Harum nasi goreng terasa menggoda banget.

Wah. Penasaran dong, itu nasi goreng apa?
Jadilah aku berjalan di sekitar daerah Tebet untuk mencari nasi goreng yang dibeli oleh segerombolan anak sekolah di sebuah Bimbingan belajar itu makan.

Hingga aku bertemu dengan sebuah warung makan Nasi Goreng Mafia.
Sepertinya lezat. Karena bangku di dalam nyaris terisi semua. Dan antrian anak sekolah yang membeli nasi goreng itu lumayan banyak.

Bayangkan.
Anak sekolah itu pelit loh jika mereka harus berbelanja. Karena mereka punya keterbatasan uang saku dari orang tuanya. Jadi, mereka amat perhitungan sekali jika harus berbelanja makanan untuk mengganjal perut yang lapar.

Tapi pemandangan yang aku lihat di rumah makan Nasi Goreng Mafia ini, anak sekolah rela antri dan rela untuk makan take away karena tidak dapat bangku.

Hmm... Jangan-jangan memang enak nih?
Aku melirik harganya... harganya tidak terlalu murah untuk kantong anak SMP dan SMA. Berarti mungkin rasanya memang enak.

Jadilah aku masuk ke dalam rumah makan Nasi Goreng Mafia ini.



Ada 6 jenis pilihan Nasi Goreng.

Ada Nasi goreng god father yang manis dan tidak pedas; dan 3 jenis nasi lain yang pedas yaitu nasi goreng gangster, nasi goreng yakuza, dan nasi goreng brandal. Setelah itu ada juga nasi goreng kambing dan nasi gila.

Aku tidak makan kambing, jadi aku tidak membeli nasi goreng kambing. Nasi gila... nah. Ini. Tadinya aku ingin mencoba nasi gila. Karena terus terang saja selama ini aku tidak pernah mencoba nasi gila itu seperti apa. Tapi ketika aku bertanya pada kasir, kasir buru-buru memberi jawaban.

"Bu, nasi gila itu bukan nasi goreng ya."
"Eh.. bukan nasi goreng. Terus.. kenapa warnanya coklat seperti nasi goreng?" Aku fokus memnperhatikan katalog.
"Iya, karena itu nasi  putih yang dicampur dengan aneka macam bumbu dan sayur-sayuran."
"Terus kenapa disebut nasi gila kalau cuma begitu saja?"
"Ya gila aja itu, orang cuma nasi putih yang diaduk-aduk dengan berbagai macam sayuran dan bumbu aja kok."
Ish. Jawaban yang ngeselin asli. Tapi, memang itu jawabannya. hahahaha

Ya sudah. Aku tidak mau membelinya. hehehe.

Jadi, aku hanya memesan 3 jenis nasi goreng untuk take away. Yaitu nasi goreng Yakuza (yang menggunakan kikil dan cabe hijau), brandal (pedas, menggunakan aneka rempah dah potongan ayam), serta god father (manis karena menggunakan kecap hitam manis).

Sampai di rumah, ternyata porsinya banyak. Wah. Pantas saja anak-anak sekolah itu rela antri untuk membelinya. Dan memang ada beberapa anak cewek SMP dan SMA yang aku lihat makan sekotak untuk berdua. Hehehe.. porsinya memang banyak untuk anak cewek yang lagi diet mah.  Jadi jika harganya Rp25.000 saja, bisa patungan masing-masing Rp12.500 dan dapat makanan yang enak dan mengenyangkan.

ini anak perempuanku yang SMA ketika menciduk makanan nasi goreng mafia yang aku bawa pulang. Dia ingin mencoba ke 3 varian rasa nasi gorengnya.

nasi goreng yakuza. Kikilnya banyak deh dan cabe hijaunya enak. Aku rekomendasiin yang yakuza jika ingin membeli nasi goreng mafia

nasi goreng godfather, manis dan tidak pedas. Cocok untuk anak-anak atau mereka yang tidak kuat pedas.

nasi goreng brandal. Kata Putra sulungku sih ini dicampur dengan tauco dan bumbu nasi goreng pedas. jadi rempah yang dimaksud itu sepertinya tauco. 



Huaah.... kenyang deh. Aku beli 3 bungkus dan itu ternyata bisa dimakan oleh sekeluarga.

Komentar

  1. Kayaknya enak, sekarang orang makin kreatif, nasi gorneng pun bisa macam-macam ya...namanya jg uni-unik :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Masakan India Utara dan India Selatan

[Icip-icip] Apa sih bedanya makanan India utara dan India Selatan? Eh.. memangnya mereka berbeda ya? Bukannya masakan India mirip-mirip semua, rata-rata kari?

Dulu, sebelum aku sering mencoba wisata kuliner icip-icip masakan India, aku merasa bahwa masakan mereka sama semua. Kari, pedas, roti cane. Tidak jauh berbeda dengan variasi itu. Tapi setelah beberapa kali menjalani wisata kuliner masakan India yang terdapat di Singapura dan Malaysia, rasanya aku mulai tahu bahwa mereka berdua berbeda.

Bakso Pak Jokowi

[Jalan-jalan] Seberapa besar nama besar seseorang bisa mempengaruhi penjualan suatu barang? Jawabannya cukup besar. Karena nama besar, akan membuat kesan pertama begitu berkesan yang membuat orang teringat dan akhirnya... terdorong untuk membeli. Lagi dan lagi.

Seperti halnya bakso jawa Pak Jokowi yang ada di wilayah Tebet, Jakarta Selatan ini. Letaknya tepat di seberang TK Aisyiyah 4, Jalan Raya Tebet Timur , Jakarta Selatan.