Pengikut

Samyang Hot Chicken Curry Ramen

| on
Juni 19, 2019
[Icip-icip] Pekan lalu, aku menemani suami pergi ke Kuala Lumpur. Dan seperti biasa, ketika tiba saatnya membeli minuman air mineral untuk persediaan di kamar, kami sekalian saja mencari ada cemilan apa yang bisa dibeli dan dibawa pulang ke Jakarta.

Hehehe. Aku sekeluarga tuh sepertinya memang pada hobi makan. Jadi, jika bepergian, oleh-oleh yang terpikirkan di kepalaku adalah membeli makanan yang halal dan jumlahnya bisa dibagi enam (6) kepala. Ini buah tangan yang paling murah meriah buat kami. Nah, saat itulah di dalam supermarket aku dan suami menemukan varian baru dari Mie Samyang Korea. Ish. jauh-jauh ke Malaysia masa oleh-olehnya cuma mie instan Samyang? hahaha.... karena, varian baru Mie Instan Samyang ini belum masuk ke Indonesia, for sure. Dan, poin plus lainnya, karena Mie Samyang di Malaysia sudah bersertifikat halal.




Di Indonesia, Mie Korea Samyang sempat diisyukan mengandung babi dan tidak halal. Itu sebabnya, jika membeli Mie Korea Samyang di Indonesia kita tetap harus benar-benar teliti sebelum membelinya.

Ciri Mie Korea Samyang Halal dan Yang Tidak Halal


1. Mie Korea Samyang yang tidak halal seluruh tulisannya menggunakan huruf Korea sehingga kita, eh aku mungkin, yang tidak bisa berbahasa Korea, tidak mengerti apa yang tertulis di kemasannya.
Mie Korea Samyang yang halal, biasanya ditempel tulisan yang berbahasa Indonesia di kemasannya sehingga kita bisa membaca cara mengolah dan komposisi bahan yang dibuat.

2. Tentu saja, Mie Korea Samyang yang tidak halal, tidak menggunakan label halal  di kemasannya.

Nah, di Malaysia, disamping varian mie Koreanya lengkap dan banyak dan harganya bersahabat untuk turis kere macam aku, di Malaysia mie korea yang dijual sudah berlabel halal.
Jadi aku lebih gembira membelinya.

Kali ini namanya Mie Samyang rasa Kari.


Orang-orang Malaysia, Singapore, Thailand, Jepang, China, Korea, India, Srilanka, Pakistan, sepertinya memang menggemari cita rasa kari sedemikian rupa sehingga banyak masakan mereka yang menggunakan kari. Termasuk Mie Instannya. Nah, sepertinya riset tentang kegemaran masyarakat lokal inilah yang membuat Samyang memproduksi mie rasa kari.




Dengan cekatan aku dan suami langsung mengambil dua bundel besar Mie Korea Samyang untuk dibawa ke Jakarta sebagai oleh-oleh.

Di Indonesia, mungkin hanya orang-orang yang tinggal di pulau Sumatra dan sebagian Kalimantan saja yang menyukai Kari. Bisa jadi, karena pasarannya terlihat kurang menguntungkan bagi kegiatan usaha yang harus menggunakan tenaga manusia. Mungkin itu sebabnya varian Samyang tidak semua bisa masuk kee Indonesia.

1 packing isinya 5 bungkus mie instan Samyang Halal rasa Curry


Jadi varian ini warnanya adalah warna kuning kunyit.
Oh ya, di Indonesia, sebenarnya Indomie juga mengeluarkan mie instan rasa kari ayam. Nah, kari yang ditawarkan oleh Mie Samyang Halal ini berbeda dengan kari ayam yang ditawarkan oleh produsen mie instan di Indonesia. Rasa Kari yang ditawarkan oleh Mie Samyang halal ini adalah jenis kari Jepang atau kari korea. Jadi, warnanya coklat pekat, tidak cair tapi kental kuahnya, seperti ada santannya padahal tidak bersantan; juga ada rasa pedas dari bumbu khas Asia tengah.






 Oke. Kita langsung masak saja ya si mie Samyang halal rasa Curry ini.



Jadi, jika sudah merasakan dan terbiasa mengudap mie instan Korea atau Jepang, kalian akan tahu bahwa ternyata porsi mie instan yang diproduksi oleh Indonesia itu mungil-mungil banget. Karena, mie instan Korea atau Jepang, umumnya bongsor-bongsor mienya. Besar dan padat.

Panci khusus membuat mie di rumahku (seperti tampak di gambar di atas), jika memasak mie instan asli Indonesia, si mie bakalan bisa tidur telentang di dasar panci. Muat. Nah. Tapi giliran aku memasak mie instan Jepang atau Korea, si mie tuh terpaksa harus berdiri, tidak bisa tidur di dasar panci. Positifnya, kita bisa memberi kesempatan terakhir pada si mie untuk melihat pemandangan sekitar sebelum dia terebus sempurna ya. Hehehe.

Jika kalian ingin menambah baso atau telur, bisa juga tuh dengan cara merebus air untuk membuat mie hingga mendidih dulu, masukkkan telur atau baso, angkat, baru kemudian masukkan mie nya. Tapi, kalau basonya tidak dalam keadaan beku sih bisa juga dimasukkan bersama dengan si mie ketika akan merebus mie.


Sedangkan untuk kuahnya, aku terbiasa menyeduhnya langsung di mangkuk lalu beri air panas dari dispenser.
Sedangkan suamiku, menurut pengakuannya ketika dia dulu masih gemar memasak mie sendirian, membuatnya dengan cara yang sedikit lebih repot. Yaitu, setelah mie direbus, maka mie ditampung dulu di mangkuk kosong. Lalu, panci bekas merebus mie dibersihkan sekedarnya agar bekas mie hilang, lalu beri air lagi lalu rebus air lagi sedikit saja. Cukup untuk kuah mie. Lalu, semua bumbu instan ditabur di atas kuah mendidih ini. Setelah selesai, kuah ini dituang ke mangkuk kosong yang ada mienya (berarti nggak kosong dong ya? Hmm....).

Nah. Kalian sukanya memasak mie dengan cara seperti apa?




Nah. Mie Samyang hot chicken curry ramen sudah siap nih sekarang. Tinggal dinikmati.
Yuk Yuk.


1 komentar on "Samyang Hot Chicken Curry Ramen"
  1. ayo segera bergabung dengan kami hanya dengan minimal deposit 20.000
    dapatkan bonus rollingan dana refferal ditunggu apa lagi
    segera bergabung dengan kami di i*o*n*n*q*q

    BalasHapus